Komunikasi

5 Hal Yang Bisa Menimbulkan Salah Paham

5 Hal Yang Bisa Menimbulkan Salah Paham

Salah faham merupakan hal yang sering terjadi dalam aktivitas kehidupan. Bisa terjadi dalam hubungan percintaan, persahabatan, pertemanan, bahkan dalam kekeluargaan sendiri. Salah paham bisa berakibat buruk bagi sendiri, selain itu juga dapat membuatmu di jauhi orang lain. Berikut beberapa hal yang bisa menjadi faktor terjadi salah faham.

1. Sikap Sopan

Ketika ada seseorang  yang tersenyum ramah kepadamu, jangan langsung menganggapnya bahwa ia sedang mendekatimu. Salah paham yang seperti itu yang sering terjadi saat ini.  Mungkin dia tidak sedang memepermainkan kamu, akan tetapi bersikap sopan. Sebagai manusia yang dewasa, tentu kamu harus bisa membedakan antara sopan santun dan PDKT.  Untuk itu tetaplah bersikap santai dan menganggap segala sesuatu itu apa adanya.

2. Generalisasi

Kosakata bahasa tentu sangat mempunyai maksud yang berbeda-beda. Walaupun antara satu kata dengan kata lain terkesan sama, akan tetapi tetap ada letak perbedaannya. Misalnya, “alangkah baiknya jika kamu menyatakan cinta kepadanya,” sangat berbeda dengan, “sayya wajibkan kamu untuk menyatakan cinta padanya.” Pahami bahasanya, agar tak menimbulkan kesalah pahaman.

3. Termakan Emosi

Saat dalam kondisi emosional, misalnya karena diajak dia jalan. Lantaran sikap yang sangat gembira kamu sampai tidak menyimak baik-baik apa yang dia katakan. Misalnya, mulanya ia mengajakmu nonton bioskop, eh malah kamu ajak nonton konser, kan beda banget. Hal tersebut yang mengakibatkan emosi yang berlebihan dapat membuat salah faham.

4. Tidak Konsisten

Ucapan adalah hal yang dapat dipegang. Jangan sampai beberapa menit yang lalu kamu mengatakan ayam goreng lebih enak dari nasi goreng, lalu saat ini kamu membalikkan statemenmu. Kalau kamu terus tidak konsisten dalam bicaramu, akan mengakibatkan lawan bicaramu bingung.

Agar tidak terus terjadi kesalah pahaman, mungkin kamu harus selalu mempertimbangkan setiap langkahmu, sambil bersikap bijaksana ke semua orang. Selain itu tetaplan menjadi pendengar yang baik, karena mendengar adalah kunci dari komunikasi.